Minggu, 11 Mei 2014

Kristal Air - Masaro Emoto



lihatlah kawan, bahwa air sangat merespon apa yang kita maksudkan kepadanya, entah ucapan, tulisan, dll. dan ingat, 70% bagian manusia terdiri dari air. manusia juga akan merespon ayak air yang direspon.
katakanlah yang baik-baik ke manusia selain kamu dan juga kamu sendiri

Sabtu, 03 Mei 2014

Prinsip Hidup Foya-Foya

banyak orang yang amat sangat menginginkan kehidupan sesuai keinginnannya tetapi dengan cara tidak melakukan apa-apa alias cuma mimpi. dan mungkin bisa dikalimatkan seperti ini
kecilnya dimanja, mudanya foya-foya, tuanya kaya raya, matinya masuk surga.
kira-kira dilogika kesampaian tidak ya?? saya rasa tidak.
mari coba untuk berfikir berbeda. dan mencoba hal yang semacam ini
kecilnya terarah, mudanya membuat sejarah, tuanya banyak ibadah, matinya khusnul khotimah

pola pikir beda
ardiyanto, Tonang (2013)

Jumat, 28 Maret 2014

Manfaat Game Strategi


1. Konsentrasi : Kemampuan untuk berkonsentrasi ditingkatkan pesat sejak Anda diminta untuk fokus sangat banyak pada aspek yang berbeda dari permainan. Kehilangan konsentrasi dapat menyebabkan Anda kehilangan permainan.

2. Memori: Strategi game cenderung memiliki banyak elemen yang berbeda dan juga berbagai aspek terungkap pada saat yang bersamaan. Jika Anda tidak dapat mengingat semua maka Anda tidak akan mampu melakukan dengan baik di dalamnya.

3. Pengamatan: Hal ini sangat diperlukan untuk melihat berbagai perubahan segera setelah muncul dalam permainan atau Anda tidak akan dapat mengambil keuntungan dari dalam waktu. Bahkan, Anda harus tetap waspada setiap saat atau Anda tidak akan dapat tetap di depan permainan.

disini beberapa contoh game strategi yang pernah saya mainkan :
1. travian (travian.co.id) - online

2. perang kaum (perangkaum.net) - online

3. age of empire - offline

4. dll

Senin, 10 Maret 2014

Melihat Sudut Pandang Orang




Menurut hasil penelitian, fungsinya terbagi sbb:
Otak bagian Kiri
  1. Realistis dan penuh perhitungan (kuantitatif)
  2. Melakukan bagian yang lebih logis/verbal. Berkaitan dengan kata-kata
  3. Lebih identik dengan penalaran(kognitif),logis
  4. Pembagian hal-hal yang spesifik
  5. Analisa
  6. Cara berpikir terstruktur atau serial (prosedural)
  7. intrapersonal ,self-centric
  8. Terikat oleh waktu
Otak bagian Kanan
  1. Intuitif, Kreatif, kualitatif
  2. Berkaitan dengan gambar-gambar
  3. Imajinasi, Suara Hati
  4. Hal-hal yang bersifat keseluruhan(general) dan hubungan antar bagian
  5. Sintesa, yang berarti menyatukan
  6. Cara berfikir acak atau paralel
  7. interpersonal ,other-centric
  8. Bebas Waktu
Sebenarnya pola pikir otak kanan dan otak kiri bisa dirubah dengan cara mencoba berfikir dari “sudut” lain, karena perbedaan pola pikir masing masing orang dipengaruhi oleh seberapa sering dia menggunakan bagian otaknya, idealnya sih masing-masing orang mengolah dan mengembangkan kemampuan agar mempunyai kemampuan yang seimbang  antara kedua belahan otaknya. Akan tetapi orang cenderung untuk tetap tinggal dalam “zona nyaman” dari belahan dominan mereka dan memproses tiap situasi menurut preferensi otak kanan atau kirinya.
Pola pikir ini berpengaruh juga terhadap cara berfikir tantang bisnis yang mungkin akan dikembangkan oleh mereka, masing-masing memiliki cara berfikir sendiri… orang dengan dominasi otak kiri sebelum melakukan bisnis mereka akan menghitung peluang pasar dan  modal, serta cenderung mencari pengalaman orang yang sudah sukses dan belajar atau mengikuti sistemnya. Sedangkan  orang dengan  otak kanan, mereka akan mempelajari peluang bisnis nya dan dilanjutkan sediakan modal dan langsung mulai bisnis.
Dan seperti ini cara mengetahui orang itu berfikir dengan otak kiri atau otak kanan :
1. Rapatkan kedua tangan anda
2. Perhatikan jempol mana yang berada diatas
Jika yang diatas adalah jempol kiri, maka anda berfikir dengan otak kanan, dan sebaliknya. Bisa dicek jika anda balik, terasa nyaman atau tidak.

Sabtu, 08 Maret 2014

the power of ten ten (Funny Learning)





jangan hanya nikmati lucunya, kata pak mario teguh, walaupun dia salah, tapi dia berani mencoba untuk bisa, itu yang harus kita contoh, ITU

5 cara menjadi kreatif


Kreatif adalah salah satu sifat wajib yang harus dimiliki seorang pengusaha. Bagaimana tidak? Anda harus memikirkan bagaimana membuat diferensiasi produk yang menarik sampai mencanangkan strategi marketingyang mantap agar upaya Anda tidak sia-sia. Semua itu tentu saja membutuhkan energi kreatif dari dalam diri Anda.
Kreativitas membuat Anda memenangkan persaingan, bahkan dapat membawa bisnis Anda memimpin pasar. Adalah sebuah buku yang ditulis oleh Yoris Sebastian, seorang creative entrepreneur yang mencapai sukses berkat selalu berpikir kreatif.
Buku ini disusun secara kreatif dan menyenangkan. Lebih banyak gambar dan kata-kata motivasi dibandingkan isinya. Bahasa yang sederhana dan tidak rumit, serta penjelasan yang gamblang namun efektif membuat buku ini sangat bagus untuk wawasan Anda agar berpikir lebih kreatif.
Ada 101 tips yang dibagikan oleh penulisnya dalam buku berjudul “101 Creative Notes” ini. Berikut saya akan membagikan beberapa tipsnya.

1. “I’m born creative.”

Langkah pertama yang harus dilakukan agar menjadi kreatif adalah menghilangkan prasangka bahwa Anda tidak dilahirkan untuk menjadi kreatif. Semua anak dilahirkan kreatif. Masalahnya, banyak dari mereka yang tidak mengasah kreativitas tersebut dan malah tidak menggunakan otak kananya sama sekali.
Masih ingat saat kecil dulu? Hampir semua anak kecil suka mewarnai. Walaupun tidak semua anak jago menggambar, namun hampir semuanya suka menggambar sewaktu kecil. Ketika sudah besar, sedikit sekali yang masih suka menggambar dan mewarnai.
Hal simpel ini menunjukkan bahwa tanpa kita sadari, bibit kreatif yang sudah ada dalam diri Anda satu per satu mulai hilang. Anda terlalu banyak menggunakan otak kiri sehingga otak kanannya tidak terlalu terasah. Padahal, otak kanan adalah sumber kreativitas.

2. “I’m possible.”

Nothing is impossible, the word itself says “I’m possible!”. – Audrey Hepburn

Kalau belum apa-apa Anda sudah menganggapnya tidak mungkin, pada akhirnya Anda hanya akan melakukan hal yang biasa-biasa saja. Anda mempunyai banyak kemungkinan, semuanya tergantung pada diri Anda dan pada pemikiran Anda.
Jika Anda sudah berpikir hal tersebut adalah mungkin, maka pintu untuk menuju jalan selanjutnya sudah terbuka. Masalah sukses atau tidak, namun setidaknya Anda mau melangkah dan mencoba.
Setiap langkah ada kelebihan dan kekurangannya, namun menurut Yoris, setiap langkah tersebut adalahworth it untuk dicoba bila Anda selalu membuka kemungkinan yang ada.
Termasuk kemungkinan bahwa Anda orang yang kreatif.

3. Percaya

Jika Anda memang ingin menjadi kreatif, Anda harus percaya bahwa Anda memang kreatif dan punya kemamuan untuk itu. Kalau keinginan menjadi kreatif saja sudah tidak ada, tentu Anda akan semakin sulit untuk menjadi kreatif.
Anda harus percaya bahwa Anda memang sudah mempunyai benih-benih kreativitas dan bahwa kreatif bukanlah faktor bawaan tetapi merupakan keahlian yang dapat dilatih, maka jalan menuju kreativitas akan lebih terbuka lebar.
So, you have to believe. Kalau bukan Anda sendiri, siapa yang akan percaya?

4. Kreativitas adalah keahlian

Tidak ada kata terlambat untuk belajar menjadi kreatif. Kita semua terlahir kreatif, yang perlu dilakukan adalah membiasakan diri untuk menjadi kreatif. Kreativitas adalah kebiasaan dan keahlian yang dapat terus dilatih.
Sama seperti naik sepeda, awalnya terasa sulit. Namun semakin dilatih, Anda akan semakin mahir dan akhirnya bisa menaiki sepeda dengan lancar. Bahkan ada yang sudah lancar dan mahir, bisa menaiki sepeda dengan lepas tangan.
Demikian pula dengan kreativitas, awalnya pastilah agak sulit. Namun semakin dilatih, kita akan semakin mahir dan akhirnya ide-ide kreatif bisa keluar terus-menerus tanpa harus dicari.

5. Rusaklah Rutinitas Anda

Salah satu cara yang sederhana untuk menjadi lebih kreatif adalah mulai melawan rutinitas Anda sehari-hari. Pada dasarnya, kreativitas adalah sesuatu yang berbeda. Bagaimana bisa melakukan sesuatu yang beda bila Anda sudah terperangkap dalam rutinitas Anda?

Menjadi kreatif tentunya butuh latihan. Semua yang menjadi keahlian Anda saat ini tentunya juga membutuhkan latihan pada awalnya. Seperti bayi yang baru berjalan. Semua ada tahap dan prosesnya. Lama kelamaan, Anda tentu akan semakin mahir dan lancar.
Selamat menjadi kreatif!

Jumat, 07 Maret 2014

Cara mengetahui sifat lewat tulisan

Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut.. Teknik ini di namakan Grafologi. Dan tentu nya butuh pembelajaran untuk mengerti. Bagaimanakah cara membaca nya? Mungkin sebagian dari teman teman ingin tahu kepribadian orang dari gaya menulisnya..

Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.



Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu. Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%. Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:

1. Arah kemiringan huruf
Ke kanan = ekspresif, emosional
Tegak = menahan diri, emosi sedang
Ke kiri = menutup diri
Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya

2. Bentuk umum huruf-huruf
Bulat atau melingkar = alami, easygoing
Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar

3. Huruf-huruf bersambung atau tidak
Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama

4. Spasi antar kata
Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak

5. Jarak vertikal antar baris tulisan
Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik

6. Interpretasi huruf ‘t’
Letak palang (-) pada kail ‘t’
- Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
- Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
- Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
- Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas)
- Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
- Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan

7. Arah tulisan pada kertas
Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri

8. Tekanan saat menulis
Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya.

9. Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.

10. Sedikit tentang huruf “O”
- Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
- Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan

Kamis, 27 Februari 2014

Pemimpin yang bagaimana anda?


SANGUINIS (Yang Populer)
Mereka cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senang sekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.
Namun orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `pendek’, dan hidupnya serba tak beratur. Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin rencana. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan. Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya. Tapi percayalah, beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga.
Seorang sanguinis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :
Kekuatan : suka bicara, antusias, ekspresif, ceria, penuh rasa ingin tahu, hidup di masa sekarang, mudah berubah (banyak kegiatan/keinginan), berhati tulus, kekanak-kanakan, senang berkumpul (untuk bertemu dan bicara), umumnya hebat di permukaan, mudah berteman dan menyukai orang lain, senang dengan pujian, ingin menjadi perhatian, menyenangkan dan dicemburui orang lain, mudah memaafkan (tidak menyimpan dendam), mengambil inisiatif/menghindar dari hal-hal yang membosankan, spontanitas, serta seorang yang demonstratif dan emosional.
Kelemahan : suara dan tertawa yang keras, membesar-besarkan suatu hal, susah diam, mudah dikendalikan oleh keadaan/orang lain (suka nge-Gank), sering minta persetujuan, RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek), banyak bicara saat bekerja dan melupakan kewajiban, mudah berubah-ubah, susah tepat waktu jam kantor, prioritas kegiatan kacau, mendominasi,percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas, sering mengambil permasalahan orang lain menjadi seolah-olah masalahnya, egoistis, sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yang sama, serta konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”.

MELANKOLIS (Yang Sempurna)
Mereka agak agak berseberangan dengan sanguinis. Seorang melankolis cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.
Orang melankolis selalu ingin serba sempurna dan ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankolis tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi. Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah ia disusun, sebab betul-betul ia tata-apik sekali, sehingga warnanya, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi. Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Ia akan dongkol sekali kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain
Seorang melankolis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :
Kekuatan : analitis, mendalam, dan penuh pikiran, serius dan bertujuan, terjadwal, artistik, musikal dan kreatif, sensitif, mau mengorbankan diri dan idealis, standar tinggi dan perfeksionis, senang perincian, tekun, serba tertib dan teratur (rapi), hemat, melihat masalah dan mencari solusi kreatif (sering terlalu kreatif), kalau sudah mulai, dituntaskan, berteman dengan hati-hati, puas di belakang layar, menghindari perhatian, mau mendengar keluhan, setia, serta sangat memperhatikan orang lain.
Kelemaan : cenderung melihat masalah dari sisi negatif, murung dan tertekan, mengingat yang negatif dan pendendam, mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah, lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan, tertekan pada situasi yang tidak sempurna dan berubah-ubah, terlalu menganalisa dan merencanakan (if..if..if..), standar tinggi, hidup berdasarkan definisi, sulit bersosialisasi, sensitif terhadap kritik yang menentang dirinya, sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang), serta skeptis terhadap pujian). 

KOLERIS (Yang Kuat)
Mereka suka sekali mengatur orang, suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang. Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu pun bisa saja ia suruh melalukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang `bossy’ sehingga orang koleris tak punya banyak teman. Orang-orang berusaha menghindar, menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu.
Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan. Mereka punya rasa, “hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya; tanpa saya berantakan semua”. Karena itu mereka sangat “goal oriented”, tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu. Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi”, maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, serta tak mudah pula mengalah.
Seorang koleris mempunyai kekuatan dan kelebihan sebagai berkut :
Kekuatan : seorang leader, pengambil keputusan, dinamis, aktif, sangat memerlukan perubahan, berkemauan keras dalam mencapai sasaran, bebas dan mandiri, suka tantangan, berprinsip “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”, solutif, praktis, dan bergerak cepat, mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas, membuat dan menentukan tujuan, mau memimpin dan mengorganisasi, biasanya punya visi, serta unggul dalam keadaan darurat.
Kelemahan : tidak sabar dan cepat marah, senang memerintah, susah sedikit santai, menyukai kontroversi dan pertengkaran, terlalu kaku dan keras, tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik, serta tidak suka yang bertele-tele, keputusan sering tergesa-gesa, banyak tuntutan pada orang lain, cenderung memperalat orang lain, menghalalkan segala cara demi tujuan, gila kerja, sulit minta maaf, mungkin selalu benar tetapi tidak popular.

PLEGMATIS (Cinta Damai)
Mereka tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, meski ia tidak suka. Baginya kedamaian adalah segalanya. Jika timbul masalah ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya segera selesai.
Kaum plegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin, cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah para pendengar yang berkerumun itu orang-orang plegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sanguinis.
Berurusan dengan orang plegmatis bisa serba salah. Ibarat keledai, “kalau didorong ngambek, tapi kalau dibiarin tiak jalan”. Jika kita punya pegawai plegmatis, anda harus rajin memotivasinya sampai ia termotivasi sendiri.
Seorang plegmatis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :
Kekuatan : mudah bergaul, santai, tenang, teguh, sabar, pendengar yang baik, tidak banyak bicara, cenderung bijaksana, simpatik, baik hati, sering menyembunyikan emosi, kuat di bidang administrasi, cenderung ingin segalanya terorganisasi, penengah masalah yang baik, cenderung berusaha menemukan cara termudah,baik di bawah tekanan, menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan, humoris,senang melihat dan mengawasi, peduli, serta mudah rukun dan damai
Kelemahan : cenderung tidak suka perubahan/kegiatan baru, takut dan khawatir, menghindari konflik dan tanggung jawab, keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar), terlalu pemalu dan pendiam, humor kering dan mengejek (sarkatis), kurang berorientasi pada tujuan, sulit bergerak dan kurang memotivasi diri, lebih suka sebagai penonton daripada terlibat, tidak senang didesak, serta suka menunda-nunda/menggantungkan masalah.
Setelah membaca uraian diatas, apakah sekarang anda sudah mengetahui anda masuk golongan apa?Lalu bagaimana dengan orang-orang terdekat anda, mereka masuk golongan apa? Jangan-jangan anda sekarang mulai mengerti mengapa suami-istri-anak-rekan anda berperilaku “seperti itu” selama ini. Dan anda pun akan tertawa sendiri mengingat-ingat berbagai perilaku dan kejadian selama ini.
Dalam diri manusia tidaklah memiliki waak yang identik seperti uraian diatas. Menurut Florence Litteur, dalam penelitiannya bahwa ternyata keempat watak itu pada dasarnya juga dimiliki setiap orang, hanya `kadar\nya. Oleh sebab itu muncullah beberapa kombinasi watak manusia, beberapa diantaransebagai berikut ini :

KOLERIS-SANGUINIS
Artinya kedua watak itu dominan sekali dalam mempengaruhi cara kerja dan pola hubungannya dengan orang lain. Di sekitar kita banyak sekali orang-orang koleris-sanguinis ini. Ia suka mengatur orang, tetapi juga senang bicara (dan mudah juga jadi pelupa).

KOLERI MELANKOLIS
Mungkin anda akan kurang suka bergaul dengan dia. Bicaranya dingin, kalem, baku, suka mengatur, tak mau kalah dan terasa kadang menyakitkan (walaupun sebetulnya ia tidak bermaksud begitu). Setiap jawaban anda selalu ia kejar sampai mendalam, sebab ia perfeksionis, tahu detail dan agak dingin.
Menghadapi orang koleris-melankolis, anda harus fahami saja sifatnya yang memang `begitu’ dan tingkatkan kesabaran anda. Yang penting sekarang anda tahu, bahwa ia sebetulnya juga baik, namun tampak di permukaan kadang kurang simpatik, itu saja.

PLEGMATIS-MELANKOLIS
Pembawaannya diam, tenang, tapi ingat semua yang anda katakan, akan ia pikirkan, ia analisa. Lalu saat mengambil keputusan pastilah keputusannya berdasarkan perenungan yang mendalam dan ia pikirkan matang-matang.
Banyak lagi tentunya kombinasi-kombinasi yang ada pada tiap manusia, tetapi yang penting adalah bagaimana memanfaatkannya dalam berbagai aktivitas hidup kita. Jika suami-istri saling mengerti sifat dan watak ini, mereka akan cenderung berusaha `memaafkan’ pasangannya. Lalu berusaha untuk menyikapinya secara bijaksana.
Dalam penerimaan pegawai untuk bidang-bidang yang membutuhkan tingkat ketelitian dan keteraturan yang tinggi, tempatkanlah orang-orang yang melankolis (yang sempurna). Untuk bagian promosi, iklan, resepsionis, MC, humas, wiraniaga, tentu tempatkanlah orang-orang sanguinis. Jangan posisikan orang-orang plegmatis di bagian penagihan ataupun penjualan, maka hasilnya pasti akan amat mengecewakan.

Manusia memang amat beragam. Muncul sedikit tanda tanya, diantara semua watak itu, mana yang paling baik?Jawabannya, menurut Florence, tak ada yang paling baik. Semuanya baik dan masing-masing pmempunyai kekuatan dan kelemaan tersendiri. Tanpa orang sanguinis, dunia ini akan terasa sepi. Tanpa orang melankoli, mungkin tak ada kemajuan di bidang riset, keilmuan dan budaya. Tanpa orang koleris, dunia ini akan berantakan tanpa arah dan tujuan. Tanpa orang plegmatis, tiada orang bijak yang mampu mendamaikan dunia.
Yang penting bukan mana yang terbaik, sebab kita semua bisa mengasah keterampilan kita berhubungan dengan orang lain(interpersonal skill). Seorang yang ahli dalam berurusan dengan orang lain, ia akan mudah beradaptasi dengan berbagai watak itu. Ia tahu bagaimana menghadapi sifat pelupa dan watak acaknya orang sanguinis, misalnya dengan memintanya untuk selalu buat rencana dan memintanya melakukan segera. Ia jago memanas-manasi (menantang) potensi orang koleris mencapai tujuannya, atau `membakar’ orang plegmatis agar segera bertindak saat itu juga. ”Inilah seninya”, kata Florence “dalam berinteraksi dengan orang lain”. Tentu saja awalnya adalah, “Anda dulu yang harus berubah”. Belajarlah jadi pengamat tingkah laku manusia…(lalu tertawalah)!


http://blognyayogi.wordpress.com/category/kepribadian-dan-karakter/

Selasa, 21 Januari 2014

Saya tahu apa jawaban anda

1. Pilih angka 1-9
2. Kalikan dengan angka 9
3. Jika ketemu 1 nominal angka, biarkan begitu. tapi jika 2 nominal angka, tambahkan 2 nominal angka tersebut. contoh : 25. ada 2 nominal angka, yaitu 2 dan 5, ditambahkan jadi 2 + 5 = 7
4. Kemudian angka tersebut kurangilah dengan angka 5
5. Kemudian ketemulah nominal X, dan carilah huruf yang berurutan yang sama dengan nominal X tersebut. contoh : 2 berarti b, 7 berarti g, dll.
6. Carilah nama kota di Bali dengan huruf yang anda pegang tadi.
7. Setelah ketemu nama kotanya, ambil huruf keduanya. contoh : bandung, huruf keduanya a
8. Carilah nama burung berdasarkan huruf kedua dari nama kot yang ada di Bali yang sudah anda pilih tadi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Dan saya yakin anda menjawab Elang.
Kenapa anda tidak menjawab Emprit? Empuloh? Enggang? Ekek?
mungkin ada sebagian dari anda yang menjawab selain elang, namun sebagian besar dari anda pasti menjawab elang. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan jawab anda, cuma saya menyaran berpikirlah berbeda dengan arus. berpikir beda dari sesuatu yang telah dikenal orang banyak. berani berpikir beda, berani menuju sukses yang berbeda pula.